
Judul
buku : Aneka
Olahan Ampas Tahu
Pen
garang : Sri Suhartini dan Nur Hidayat
Penerbit : PT.
Trubus Agrisarana
Jumlah
Halaman : 54 halaman

Oleh : Premitha Evi Noviana
Kelas : VIII-F
No.
Absen : 12
BAB 1
PENDAHULUAN
Ada
banyak limbah yang dapat dimanfaatkan kembali melalui daur ulang atau
dikonversikan ke produk lain yang berguna, misalnya limbah dari industri
pangan.
Dalam konsep pemanfaatan limbah
sebagai upaya untuk membangun Usaha Kecil dan Menengah (UKM), maka hal pertama yang
harus diketahui adalah sifat kimia dan fisikanya.
Salah satu contoh pemanfaatan limbah
industri pangan adalah limbah dari industri tahu, yaitu ampas tahu. Ampas tahu
merupakan hasil samping dalam proses pembuatan tahu berbentuk padat dan
diperoleh dari bubur kedelai yang diperas.
Selama ini ampas tahu hanya
dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan tempe gambus (menjes).
BAB 2
ANEKA OLAHAN AMPAS TAHU
a. Tepung Ampas Tahu
Pemanfaatan
tepung ampas tahu belum banyak dikenal oleh masyarakat. Padahal, tepung ampas
tahu juga banyak mengandung protein dan dapat digunakan untuk pembuatan
berbagai makanan.
b. Kerupuk Ampas Tahu
Kerupuk
adalah makanan ringan yang bersifat kering, renyah dan kandungan lemaknya
tinggi. Sifat renyah pada kerupuk akan hilang apabila produk tersebut menyerap
air.
Ampas
tahu dapat diolah menjadi krupuk yg bernilai tambah lebih tinggi. Pembuatan
krupuk ampas tahu mudah dilakukan dan murah biayanya.
c. Kecap Ampas Tahu
Kecap
merupakan jenis makanan fermentasi yang paling banyak dikonsumsi di seluruh
dunia, dimana kecap merupakan produk cair berwarna cokelat gelap dan mempunyai
rasa asin atau manis dan digolongkan dalam makanan yang mempunyai flavor (aroma) yang menyerupai ekstrak
daging.
d. Renginang Ampas Tahu
Rengginang adalah krupuk yang
terbuat dari bahan dasar beras ketan hitam atau putih. Selama ini pembuatan
rengginang dari ampas tahu memang belum pernah ada.
e. Cookies Ampas Tahu
Cookies merupakan makanan ringan
yang biasa dikonsumsi pada saat santai atau sebagai kudapan. Tepung ampas tahu
memiliki potensi yang cukup tinggi untuk digunakan sebagai bahan baku cookies
karena memiliki kandungan protein yang cukup tinggi tetapi murah.
f. Stick Ampas Tahu
Stick
juga merupakan salah satu makanan ringan yang sedang popular. Ampas tahu juga
dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam pembuatan stick.
g. Kue Ulat Sutra Ampas Tahu
Kue ulat sutra atau di Jawa Timur
lebih mengenal dengan nama “Unthuk Yuyu”
merupakan makanan ringan yang cukup digemari dan cukup mahal.
Tepung ampas tahu dapat digunakan
untuk campuran tepung dalam kue ini. Dengan adanya penambahan tepung ampas tahu
ini dapat mengurangi penggunaan tepung beras ketan yang harganya cukup mahal.
BAB 3
PROSES PEMBUATAN OLAHAN
AMPAS TAHU
a. Proses Pembuatan “Tepung Ampas Tahu”
Bahan : Ampas
Tahu
Cara Pembuatan :
1.
Masukkan ampas tahu segar ke dalam alat pengepres (selain menggunakan alat,
dapat diperas dengan tangan)
2.
Ampas tahu dikeringkan dalam alat pengering atau dijemur
3.
Ampas tahu kering, selanjutnya dihancurkan dengan blender atau ditumbuk
4.
Saring agar diperoleh tepung ampas tahu dengan ukuran paktikel yang seragam
5. Tepung ampas tahu siap diolah menjadi olahan
baru.
b. Proses Pembuatan
“Krupuk Ampas Tahu”
Bahan :
-
Tepung ampas tahu 500gr
-
Tepung tapioka 1kg
-
Garam 10gr
-
Bawang putih 100gr
-
Merica 25gr
- Telur 1
butir atau2 butir
Cara Membuat :
1.
Haluskan semua bumbu
2.
Campur semua bahan dan bumbu
3.
Masukkan garam secukupnya
4.
Masukkan telur
5.
Aduk hingga merata, campur dengan air hingga menjadi adonan
6.
Masukkan adonan dalam plastic
7.
Kukus adonan selama ±1/2 jam
8.
Biarkan adonan krupuk yang matang, selama 1 hari
9.
Potong dengan ketebalan ±2mm
10.
keringkan potongan kerupuk mentah dalam oven atau dijemur ±8 jam
11. Goreng krupuk, dan krupuk siap untuk
disajikan.
c. Proses Pembuatan
“Rengginang Ampas Tahu”
Bahan : Alat :
-
Ampas tahu 700gr - Kompor - Pisau
-
Tepung tapioka 300gr - Baskom
plastic - Kain saring
-
Soda Kue 1gr -
Piring plastik - Pengepres
-
Bawang putih 5gr -
Wajan - Timbangan
-
Penyedap rasa secukupnya - Sendok - Dandang
-
Nampan - Cetakan
Cara Membuat :
1.
Buat adonan dari bahan dan bumbu yang telah dihaluskan. Dicetak dengan kaleng
berlubang atau cetakan jenis lainnya
2.
Hasil cetakan adonan, bentuk cetakan adonan menjadi bentuk rengginang
3.
Kukus ±10 menit
4.
Keringkan dalam rak pengering (50oC selama ±13 jam) atau dijemur
dibawah sinar matahari ±1 hari
5. Goreng, lalu rengginang siap disajikan.
d. Proses Pembuatan
“Cookies Ampas Tahu”
Bahan :
-
Tepung ampas tahu 50gr
-
Tepung terigu 150gr
-Kuning
telur 1
butir
-
Gula halus 50gr
-
Susu bubuk skim 2
sdm
-
Mentega putih/Margarin 60gr
-
Coklat bubuk 2
sdm
- Air secukupnya
Cara Membuat :
1.
Masukkan tepung gula, mentega dan kuning telur
2.
Kocok secara merata dengan mixer
3.
Masukkan tepung terigu, tepung ampas tahu, susu skim dan coklat bubuk
4.
Aduk kembali hingga rata
5.
Olesi Loyang dengan mentega, tuang adonan ke dalam Loyang
6.
Ratakan adonan dan cetak dengan jenis bentuk cetakan sesuai keinginan
7.
Panggang ke dalam oven dengan suhu 140oC selama ±20 menit
8. Cookies siap dihidangkan.
BAB 4
SERTIFIKASI INDUSTRI RUMAH TANGGA
Industri rumah tangga merupakan
perusahaan pangan yang memiliki usaha di tempat tinggal dengan peralatan
pengolahan pangan manual hingga semi otomatis. Menurut peraturan pemerintah No.
28 tahun 2004 tentang keamanan pangan, mutu dan gizi pangan (pasal 43)
menyebutkan bahwa industry rumah tangga wajib memiliki Sertifikat Produksi
Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT).
Menanggapi hal tersebut, Badab
Pengawas Obat dan Makanan RI (Badan POM RI) menetapkan pedoman tat cara
penyelenggaraan Sertifikasi Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SK Kepala
BPOM RI Nomor HK.00.05.5.1640mtanggal 30 April 2003)
Prosedur yang harus dilakukan untuk
mendapatkan sertifikat ini, sebagai berikut:
1. Pengajuan permohonan
2. Pelaksanaan
Penyuluhan Keamanan Pangan
3.
Pemeriksaan Sarana Produksi
Sekian :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar