Training Membawa Cinta
Huft.. harapan cintaku pupus, ketika
ku mendengar orang yang sedang aku incar telah milik orang lain. Sudahlah aku
tak peduli, masih ada yang satunya, yaitu Yulio. Aku masih benar-benar
mengharapkan Yulio, hingga…
Suatu hari aku mengikuti sebuah
training IT selama 2 hari. Di hari pertama, kurasa training tersebut
biasa-biasa saja dan semua pesertanya juga biasa saja, kecuali Ryan, sahabatku.
Aku merasa di sana hanya memiliki teman Ryan saja, karena mayoritas pesertanya
kelas 2 SMP, hanya aku, Ryan dan Ka’ Santi saja yang lebih tua (dalam tingkatan
kelas).
Materi pertama di hari pertama
adalah sebuah motivasi. Aku benar-benar termotivasi untuk memajukan IT anak
Indonesia, sebab itulah aku benar-benar bersemangat. Setelah itu materi
Robotika, uh aku sangat mencintai materi ini. Walaupun aku tak mahir, tapi aku
berusaha sekuat tenaga. Disana aku ditugaskan kelompok dan aku berkelompok
dengan Chicha dan Rizain. Kami dapat menyelesaikan tugas tersebut dengan baik,
tepat, cepat dan rapi walaupun sedikit mengalami kebingungan karena kabel yang
terbelit.
Tibalah waktu free, yeah I love it.
Disana aku menghabiskan waktu dengan bermain laptop. Di waktu free itu aku
menyempatkan untuk mendownload semua yang kumau karena free wifi area. Saat itu
aku rasa ada yang telah memperhatikanku sejak tadi. Aku merasa bingung, apakah
dia memperhatikanku atau siapa. Tapi kurasa dia memperhatikanku, lalu kubalas
dengan perhatian pula. Ah kamu sudah mencuri perhatianku J. Lalu aku bercanda bersamanya dan juga teman-temannya yang
merupakan adek kelasku, sama sepertinya. Hingga pulang pun kami semua masih
bercanda ria.
Semalaman aku memikirkanmu, oh Tuhan
apakah ku t’lah jatuh cinta, lagi. Ku terdiam bayanganmu terlintas, ku
melakukan sesuatu terasa kau ada di depanku, ah senangnya. Oh ya aku lupa
mengatakan siapakah dia, dia adalah Fabrian, berondong manis yang saat ini
sedang ku perhatikan dan pikirkan. Karenamu ku tak sabar menantikan hari esok.
Tuhan… tuangkanlah dia kedalam mimpiku.
Keesokan harinya, hari kedua
training. Bangun pagi, ternyata doaku terkabul, dia masuk kedalam mimpiku
semalam, oh Tuhan terimakasih. Aku pun bergegas mandi dan setelah rapi ku
langsung menuju tempat training.
Setelah sampai disana aku langsung
duduk dan kulihat hanya ada Ihsan, adek kelas yang sangat suka ngegame, padahal
kemarin dia telat datang dan sekarang datang pertama langsung ngegame. Lama
kumenunggu akhirnya ada yang datang, lalu ku menunggu lagi Fabrian yang datang,
ia pun langsung menuju ke Ihsan.
Materi hari ini harus berhadapan
dengan laptop, selalu. Pertama adalah Corel Draw untuk membuat desain grafis
dan sebagainya. Fabrian duduk tak jauh dariku dan dibelakangnya ada Chicha. Hal
yang menyenangkan ketika Chicha bertanya pada Fabrian, ia menoleh ke Chicha dan
jika telah selesai dia menoleh kepadaku, ah aku sungguh tersipu. Materi kedua
adalah Blog, awalnya aku tak mengerti apa itu blog dan setelah dijelaskan aku
mulai tertarik dengan Blog, bukan karena salah satu trainernya yang cute itu,
tapi karena blog itu asyik dan aku tak sampai bertanya bahkan Chicha juga,
karena itu Fabrian tak menoleh. Tapi walau tak sedang membantu Chicha, Fabrian
masih sempat menoleh dan melirik kepadaku, ah salting aku.setelah itu free
time, kugunakan untuk online facebook, haha. Setelah itu materi ketiga dan
terakhir, yaitu Flash. Ku kira ini akan seperti Corel yang gampang-gampang
susah, namun Flash ini sungguh membingungkan. Aku selalu menggaruk kepala
karena terlalu bingung, tetapi kebingungan itu terhapuskan oleh lirikan Fabrian
saat ia selesai membantu Chicha, ah Fabrian J.
Hari ini akan segera berakhir, jadi
kita semua harus berpisah. Aku rasa aku mulai menyayangi Fabrian, karena tanpa
ada yang mengetahui aku dan Fabrian bercanda sendiri dan seakan hanya ada kita
berdua. Itu adalah momen-momen yang indah. Di saat waktu pulang aku pulang
mendahului Fabrian. Rasanya ingin menunggu tetapi, dikira cewe apaan aku nanti.
Kusadari sepertinya aku menyayangimu
Fabrian. Aku tak peduli kau lebih muda atau adek kelas, toh Kunio dulu juga
lebih muda dari aku bahkan lebih muda dari Fabrian. Ooohh Fabrian berondong
manisku, aku sayang kamu J.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar