Freak Heart
.......
Lalu
keesokan harinya ku kembali memulai aktivitasku seperti biasanya, sekolah dan
lain lain. Dan sebelum itu pagi pagi sekali Richie sudah menunggu ku didepan
rumahku, yah biasa ngajakin bareng, tapi hei ini masih pukul 6. Kubergegas
mandi dan berganti baju. Setelah selesai aku pun langsung menuju Richie dan
berangkat bersamanya. Sesampainya disekolah seperti biasa aku mengerjakan
tugas.
Bel sekolah berbunyi, tanda dari jam
istirahat pertama. Lalu kumelihat bahwa Drian berpindah tempat duduk bersama
Rissa. Ah senangnya aku, ternyata aku sudah tidak memiliki perasaan apapun
kepada Drian, dengan begitu aku bisa dengan lancar menyukai Richie kembali
dengan sepenuhnya.
Dua puluh menit telah berlalu,
berarti saatnya untuk memasuki jam berikutnya. Betapa anehnya hari ini aku bisa
menikmati pelajaran dengan hikmat tak seperti biasanya yang selalu terganggu
dengan pikiran yang aneh-aneh. Setelah pelajaran berlalu akhirnya bel istirahat
kedua berbunyi, dan lagi-lagi aku melihat Drian sedang bersama Rissa. Seperti
biasa aku hanya bisa memandang dari kejauhan dengan WATADOS, namun yah aku
sudah tak memperdulikannya. Tak lama kemudian, Richie tiba-tiba masuk ke
kelasku, betapa terkejutnya aku. Richie langsung menghampiriku dimana semua
temanku langsung memandang ke arah Richie yang menuju diriku. Ternyata Richie
ingin mengajakku untuk ke kantin.
Tanpa basa-basi Richie langsung menarikku untuk
mengikutinya ke kantin, hey it’s so weird. Diperjalanan yang tadinya ia menarik
tanganku, perlahan ia lepaskan. Sesampainya di kantin, betapa terkejutnya aku
ketika melihat sebuah bangku kantin yang telah dihiasi oleh banyak hiasan yang
cantik, ya ampun ada apa ini? Lalu dengan tiba-tiba Richie telah menarik salah
satu bangkunya untukku dan mempersilahkanku untuk duduk layaknya seorang putri,
oh my god. Lalu ia pun juga duduk di seberang bangku. Tiba-tiba ia menepuk
tangannya lalu ada 2 orang temannya yang mengantarkan makanan dan minuman ke
meja kami, aku sungguh merasa tersanjung. Lalu sebelum aku akan memulai makanku
Richie menatap diriku sangat dalam, entah apa yang akan ia katakan, akupun tak
tahu. Selama beberapa detik ia hanya menatapku dan sedikit membuka mulut
layaknya akan mengatakan sesuatu. bersambung...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar